Seorang anak muda hitam tergolek tertelungkup mencium debu pesing di balik tembok tempat pembuangan sampah.lalat ramai berkerumun disitu, mungkin tertarik dengan sosok muda berwajah kumal dan kotor.lumpur menempel di sekujur tubuhnya entah sudah berapa lama, kadang seekor kucing datang menjilatinya. sudah lama dia tidak membuka mata,nasi bungkus yg di taruh orang di dekatnya di biarkan kering membusuk. Sekali saja dia membuka mata merahnya...lalu tertutup lagi. orang yang lalu lalang kaget dan menjauh ketika melihat ada orang tertidur di situ. debu panas siang itu membuat dia semakin pulas... dia tak sadar bayangan berkaki empat baru saja lewat dan mengencinginya, mungkin bau pesing sudah terlalu akrab di hidungnya hingga hanya membuat dia menggaruk saja... sore hari saat matahari bergerak bersembunyi, sorotan cahaya jingga bergerak dari balik gedung resto membangunkan tidur lelapnya,tiba2 dia duduk, gerakannya yang mendadak membuat orang di sekitarnya hampir melompat,untuk sesaat dia terduduk mangu memikirkan sesuatu. sinar sunset sempat menyengat wajahnya sebelum dia beranjak menjatuhkan onggokan debu sampah dari lipatan bajunya yang dekil, mungkin tadi orang tak melihatnya saat meMbuang sampah disitu.... tiba-tiba dia tersenyum entah kenapa, seperti menemukan kembali sesuatu dalam ingatannya... tangan ringannya merogoh saku celananya dalam-dalam... sebuah handphone... jari berdaki itu menekan satu tombol dan terbaca olehnya sebuah pesan.... "kakak sudah makan...?"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar